Berita Kampus Akademik Workshop Workshop Dosen

Dalami Bioinformatika, Workshop Connectivity Map Hadirkan Peneliti BRIN sebagai Narasumber

30 June 2026 | Intan | 233 kali dilihat


Banjarmasin | STIKES ISFI News. STIKES ISFI Banjarmasin kembali menyelenggarakan kegiatan akademik melalui Workshop Pemanfaatan Connectivity Map (CMap) untuk Drug Repurposing dan Penemuan Kandidat Terapi: Analisis Query dan Touchstone dalam Riset Biomedis Berbasis Bioinformatika pada Selasa, 30 Juni 2026, bertempat di Auditorium STIKES ISFI Banjarmasin. Workshop ini menghadirkan narasumber apt. Wirawan Adikusuma, S.Farm., M.Sc., Ph.D., peneliti dari Pusat Riset Komputasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen dan mahasiswa mengenai pemanfaatan pendekatan bioinformatika dalam riset biomedis, khususnya untuk mendukung drug repurposing atau pemanfaatan kembali obat yang telah ada sebagai kandidat terapi bagi penyakit lain melalui analisis data ekspresi gen.

Dalam pemaparannya, Dr. Wirawan menjelaskan bahwa Connectivity Map (CMap) merupakan platform bioinformatika berbasis ekspresi gen yang dikembangkan oleh Broad Institute melalui proyek Library of Integrated Network-based Cellular Signatures (LINCS). Platform ini memungkinkan peneliti menghubungkan profil ekspresi gen suatu penyakit dengan ribuan profil senyawa maupun gangguan biologis lainnya untuk memahami mekanisme kerja obat, menemukan kandidat terapi baru, serta mengevaluasi dampak suatu gen terhadap penyakit.

Peserta juga diperkenalkan dengan dua fitur utama dalam platform CMap, yaitu Touchstone dan Query. Melalui fitur Touchstone, peserta mempelajari cara mengidentifikasi senyawa yang memiliki kemiripan mekanisme kerja berdasarkan skor konektivitas sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses penemuan obat maupun drug repurposing. Sementara itu, melalui fitur Query, peserta diajak melakukan analisis ekspresi gen menggunakan data dari Gene Expression Omnibus (GEO) untuk mencari kandidat senyawa yang berpotensi membalikkan pola ekspresi gen pada suatu penyakit.

Selain penyampaian konsep, workshop juga membahas tahapan analisis secara sistematis, mulai dari pengumpulan data ekspresi gen, analisis Differentially Expressed Genes (DEG) menggunakan GEO2R, penyusunan daftar gen upregulated dan downregulated, hingga interpretasi connectivity score sebagai dasar dalam menentukan kandidat obat yang layak diteliti lebih lanjut. Peserta turut dikenalkan pada contoh penerapan metode tersebut dalam penelitian penyakit kanker pankreas dan psoriasis sebagai implementasi nyata bioinformatika dalam pengembangan terapi modern.

Workshop berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi mengenai penerapan bioinformatika dalam penelitian kesehatan. Melalui kegiatan ini, STIKES ISFI Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penelitian, memperluas pemanfaatan teknologi komputasi dalam riset kefarmasian, serta mendorong lahirnya inovasi penelitian yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.(wps2026)

info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/


Berita Lainnya


Tema “Ayah Wajib Hadir” Jadi Sorotan dalam Peringatan HARGANAS 2026

08 July 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

STIKES ISFI Banjarmasin Optimistis Tingkatkan Mutu Institusi melalui Program PP-PTS 2026

08 July 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Orientasi PKPA Rumah Sakit Bekali Mahasiswa Sebelum Memasuki Dunia Praktik Profesi

07 July 2026 | Intan

Baca Selengkapnya