Kisah inspiratif, Haru dan Bangga Warnai Perjalanan Lulusan Terbaik Farmasi
19 May 2026 | Intan | 39 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. Momen yudisium bukan hanya tentang pengumuman kelulusan atau deretan angka IPK terbaik. Di balik toga, senyum bahagia, dan tepuk tangan yang menggema di Aula STIKES ISFI Banjarmasin pada Selasa, 19 Mei 2026, tersimpan kisah perjuangan, mimpi, dan perjalanan panjang para mahasiswa yang akhirnya berhasil menuntaskan salah satu fase penting dalam hidup mereka.
Bagi para lulusan Program Studi S1 Farmasi Klinis dan Komunitas, yudisium menjadi simbol kemenangan setelah melewati berbagai tantangan akademik, praktik lapangan, tugas, hingga proses pengembangan diri selama menempuh pendidikan di bangku kuliah. Tidak sedikit dari mereka yang datang dengan rasa ragu, namun pulang dengan pengalaman, prestasi, dan kepercayaan diri yang jauh lebih besar.
Salah satu lulusan terbaik, Dimas Kalinggo Purnomo, mengungkapkan bahwa selama berkuliah di STIKES ISFI Banjarmasin dirinya mendapatkan begitu banyak kesempatan untuk berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang untuk menggali potensi dan membangun keberanian dalam mencoba berbagai hal baru.
“Selama berkuliah di STIKES ISFI Banjarmasin saya diberikan kesempatan yang luar biasa untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Semoga kampus ini terus mengembangkan sayapnya lebih luas lagi dan semakin banyak bekerja sama dengan industri farmasi besar di Indonesia,” ujarnya penuh harapan.
Hal serupa juga disampaikan oleh Fitria, salah satu mahasiswa berprestasi yang merasakan langsung pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus di dalam kelas. Ia mengaku mendapatkan kesempatan melihat secara langsung dunia industri farmasi hingga pengalaman yang membawanya berkembang di tingkat nasional maupun internasional.
“Di STIKES ISFI Banjarmasin saya mendapatkan pengalaman pembelajaran sekaligus pengalaman dunia kerja secara langsung. Kami pernah melihat proses pembuatan obat di industri farmasi dan itu menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kampus juga memberikan kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi hingga tingkat internasional,” tuturnya.
Sementara itu, lulusan terbaik lainnya, Siti Nur Apriliana, berharap STIKES ISFI Banjarmasin dapat terus tumbuh menjadi institusi pendidikan farmasi yang semakin unggul dan mampu melahirkan mahasiswa-mahasiswa terbaik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Momentum yudisium kali ini terasa lebih dari sekadar seremoni akademik. Ada rasa bangga, haru, dan optimisme yang terpancar dari para lulusan yang kini siap melangkah menuju dunia profesional. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan semangat yang telah dibangun selama masa perkuliahan, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi tenaga kefarmasian yang kompeten, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(wps2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/