PSPPA PKKMB 2026

Resmi Dimulai! STIKES ISFI Banjarmasin Sambut Angkatan Perdana Profesi Apoteker dengan Kuliah Umum Pakar

22 February 2026 | Intan | 262 kali dilihat


Banjarmasin | STIKES ISFI News. Sebuah tonggak sejarah baru ditancapkan oleh STIKES ISFI Banjarmasin. Pada Sabtu, 21 Februari 2026, kampus ini resmi menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Angkatan Pertama Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Tahun Ajaran 2025/2026. Bertempat di Ruang Kuliah Apoteker Gedung Unit 2, acara berlangsung khidmat dan penuh semangat mulai pukul 08.40 hingga 12.00 WITA.

Momentum ini dihadiri oleh jajaran lengkap struktural kampus, mulai dari Ketua STIKES ISFI, Ketua Senat, para Wakil Ketua, hingga seluruh jajaran Ketua Program Studi dan dosen. Kehadiran seluruh pimpinan ini menjadi simbol dukungan penuh institusi terhadap perjalanan akademik para calon apoteker pertama dari rahim STIKES ISFI Banjarmasin.

Ketua STIKES ISFI Banjarmasin, apt. Erna Prihandiwati, S.F., M.Farm., dalam sambutan pembukanya memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa yang terpilih menjadi angkatan pionir. Beliau menekankan pentingnya jenjang profesi sebagai kelanjutan mutlak bagi sarjana farmasi untuk meraih kompetensi penuh.

"Kami berkomitmen memberikan pendidikan terbaik, di mana sekitar 80 persen pembelajaran pada prodi PSPPA ini akan diampu langsung oleh para praktisi berpengalaman di bidang farmasi. Hal ini dilakukan agar mahasiswa mendapatkan paparan dunia kerja yang nyata sejak hari pertama," tegas Bu Erna.

Untuk membekali mahasiswa dengan semangat baru, PKKMB ini menghadirkan dua pembicara pakar. Materi pertama disampaikan oleh apt. H. Rony, S.Farm., MM, yang mengusung tema “Transformasi Menuju Apoteker Kompeten dan Berkarakter”. Beliau memberikan pesan tajam mengenai era digitalisasi, di mana apoteker masa depan tidak boleh gagap teknologi karena adaptasi adalah kunci utama untuk bertahan.

Sesi kedua dilaksanakan secara daring bersama apt. Ismiyati, S.Si., M.Si, selaku Ketua Tim Kerja Dukungan Manajemen di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Beliau memaparkan data strategis mengenai tingginya kebutuhan apoteker di Indonesia. Lebih jauh, beliau memberikan pesan filosofis dan praktis yang sangat mendalam bagi para mahasiswa baru, "Apoteker yang profesional dan berintegritas tinggi bukan hasil kerja instan, namun membutuhkan proses panjang, komitmen, dan konsistensi untuk membentuknya," tegas apt. Ismiyati.

Beliau juga menekankan prinsip Life-long Learner, di mana pembelajaran tidak hanya berhenti di bangku kampus, melainkan harus terus dilakukan selama menjalankan profesi. Mahasiswa didorong untuk adaptif terhadap teknologi digital, aktif membangun jejaring (networking) melalui organisasi mahasiswa dan profesi, serta terus mengasah kemampuan soft skills seperti komunikasi dan kepemimpinan (leadership).

Kegiatan PKKMB ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada mutu lulusan. STIKES ISFI Banjarmasin berharap angkatan pertama ini tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki etika profesi yang luhur sesuai standar kompetensi yang dipaparkan oleh perwakilan Kementerian Kesehatan.

Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi, STIKES ISFI Banjarmasin optimis akan mencetak lulusan apoteker yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.(wps2026)

info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/


Berita Lainnya


Briefing Pengawas Lokal Jadi Langkah Strategis STIKES ISFI Banjarmasin Sukseskan Try Out CBT Nasional

22 May 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Organisasi Mahasiswa STIKES ISFI Resmi Dilantik, Siap Hadirkan Program Berdampak

21 May 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” Jadi Semangat Harkitnas 2026

20 May 2026 | Intan

Baca Selengkapnya